PUBG & Mobile Legend akan diBlokir Kementrian Kominfo? HOAX!

0
44
PUBG & Mobile Legend diBlokir Kementrian Kominfo? HOAX!

PUBG & Mobile Legend yang akan diblokir adalah HOAX

Belakangan diketahui secara luas bahwa PUBG dan Mobile Legend akan diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika yang informasinya tersebar luas di dunia maya. Namun ternyata Kementerian Komunikasi dan Informatika membantah beberapa game mobile populer seperti PUBG dan Mobile Legend akan diblokir dan menyatakan bahwa beritanya adalah HOAX.

PUBG & Legenda Mobile Diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi? KEBOHONGAN!

sumber: https://store.steampowered.com/app/578080/PLAYERUNKNOWNS_BATTLEGROUNDS/

Pada hari Kamis (10/1/2019) dalam siaran pers resminya, Kementerian Komunikasi dan Informasi menekankan bahwa spanduk atau berita online yang mengatakan bahwa 10 game online akan diblokir pada 31 Januari 2019 adalah berita yang tidak benar atau HOAX.

"Kementerian Komunikasi dan Informasi menekankan bahwa informasi itu tidak benar atau hanya omong kosong," seperti dikutip oleh siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informasi.

Kementerian Komunikasi dan Informasi kemudian menambahkan bahwa informasi yang sama sebenarnya telah dirilis pada tahun 2015 dan 2016. Namun parahnya adalah bahwa "korban" di spanduk adalah 2 institusi sekaligus yaitu Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan Departemen Komunikasi. dan Informasi.

Kementerian Komunikasi dan Informasi juga mengatakan bahwa perlindungan publik dalam penggunaan produk dan konten game interaktif elektronik atau game online seperti PUBG atau Mobile Legend memang menjadi perhatian pemerintah.

Baca juga:

  • AOV vs ML ???
  • 7 Hero Terkuat di Mobile Legends (versi yang lebih lama, kemudian diperbarui hehehe)

Gratis bermain game online seperti PUBG, Mobile Legend, AOV, dll. Asalkan Anda tahu klasifikasi konten dan gratis!

PUBG & Legenda Mobile Diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi? KEBOHONGAN!

souce: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.mobile.legends&hl=id

Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Game Elektronik, Kementerian Komunikasi dan Informasi mengklasifikasikan penggunaan produk dan konten ini berdasarkan kategori konten dan kelompok umur penggunanya.

Pembagian kelompok berdasarkan usia terdiri dari lima kelompok, yaitu:

  1. Kelompok umur 3 (tiga) tahun atau lebih
  2. Kelompok umur 7 (tujuh) tahun atau lebih
  3. Kelompok umur 13 (tiga belas) tahun atau lebih
  4. Kelompok umur 18 (delapan belas) tahun atau lebih dan,
  5. Semua kelompok umur.

Dalam grup ini kriteria konten telah ditentukan masing-masing. Khusus untuk konten game online atau produk yang mengandung kekerasan, itu hanya dapat ditujukan untuk kelompok usia 13 tahun ke atas yang juga dibatasi oleh batasan tertentu. Sedangkan untuk kelompok usia 13 tahun ke bawah, jelas Anda tidak dapat mengakses produk dan konten ini, kawan. Mari bantu Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk mendidik teman, keluarga, atau lingkungan tentang pentingnya hal ini.

Mengapa?

Karena anak-anak di bawah usia 13 tahun cenderung salah menafsirkan konten atau kekerasan orang dewasa yang mengakibatkan kejahatan anak di bawah umur.

Jangan meminta contoh … Ada banyak hal di Google hehehe …

Oh dan mari kita bantu melaporkan produk, konten, atau game online jika ada pelanggaran persyaratan klasifikasi ke Kemenkominfo. Siapa tahu, dipekerjakan di Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk menjadi konsultan hahaha (ngarep) 😀

Jadi, kesimpulannya adalah bahwa berita HOAX lama ini berkembang lagi. Tetap tenang, terus mainkan game-game yang Anda sukai tetapi ingat, Anda memiliki TANGGUNG JAWAB di dalamnya. Selalu jaga ucapan, ucapan, atau perilaku Anda dan tentu saja Anda akan menuai rasa hormat dari pemain lain 🙂

Sumber artikel dan gambar: Siaran Pers Kementerian Komunikasi dan Informasi

Pos PUBG & Mobile Legend akan diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi? KEBOHONGAN! muncul pertama kali di AlvaMagz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here